Tampilkan postingan dengan label Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Story. Tampilkan semua postingan

26 Juli 2012

Confident, Courage, Faith

Gw punya tiga prinsip, yaitu confident, courage, dan faith alias kepercayaan diri, keberanian, dan juga iman percaya.

9 Juni 2012

My Best Friend

Malam itu, kuingat lagi dirimu sahabat. Masa - masa indah dahulu yang selalu kita habiskan bersama. Ingin kuingat lagi masa itu.

"Sahabatku, ini semua bermulai saat kau dan aku masih kecil, aku duduk di kelas 1 SMP waktu itu. Entah karena apa kita bertemu. Mataku langsung tertuju padamu, engkau pun langsung menatapku. Kau masih kecil waktu itu, aku ingat pertama kali saat kau masih berukuran sebesar telapak tanganku. Kau kutempatkan dalam sebuah akuarium sedang yang kuhias dengan sedemikian rupa sehingga menyerupai habitatmu dulu. Aku tahu kau menyukainya kawan, kau langsung berenang ke sana kemari. Waktu pun berlalu, kau tumbuh besar. Setiap kali aku pulang dari sekolah, kau selalu menyapaku dengan kibasan siripmu, dan mata yang menyejukan hatiku. Kita bermain bersama di sore hari, kau menggigitku waktu itu. Perih kawan, tapi aku senang dan bahagia sekali. Saat kau kesal padaku, kau mengingatkanku dengan semburanmu itu sahabat. Saat aku sedang sedih, kau menghiburku dengan gerakanmu yang anggun dan menenangkan. Tapi sahabat, mengapa di hari itu kau meninggalkanku sendiri, saat dirimu mengambang tak berdaya hari itu. Taukah kamu, aku hanya bisa meneteskan air mata di depan kaca akuarium. Sudah 3 tahun kita bersama, dan kau meninggalkanku hanya dalam beberapa detik kawan. Kuangkat jenazahmu, kubungkus dengan rapi. Tak kuasa aku melihat kedua matamu, kawan. Kau membuatku sedih kawan, tak bisakkah kau hidup lebih lama lagi. 3 tahun yang terindah bagiku. Aku terus memikirkanmu kawan, ingin kuteteskan lagi air mataku saat ini. Sahabat terbaikku, tidak ada lagi yang sepertimu. Kucoba menggantikanmu untuk menutup kesedihanku. Itu semua sia - sia, kawan. Tak ada yang dapat menggantikanmu. Kurelakkan kau pergi kawan, selamat tinggal sahabatku."

Akan kuingat kau selalu dalam hatiku, kau membuatku belajar. Sahabat yang sejati itu adalah seseorang yang selalu membuat engkau bahagia dalam kondisi sedih sekalipun. Tuhan terima kasih atas anugerah-Mu, Kau memberikan sahabat terbaik yang tak ada bandingannya. Walaupun ia hanya seekor ikan...

"selamat tinggal sahabat, aku harap kita bisa bertemu kembali suatu saat :)"

9 Mei 2012

Beautiful Statue

Suatu hari, seorang pemahat menemukan sebuah batu yang indah di sebuah tempat penambangan. Ia membawanya ke tempat ia bekerja. Ia mulai memahatnya. Pemahat itu mengerjakannya dengan terampi dan teliti. Ia tidak mau hasilnya menjadi berantakkan atau cacat. Seharian ia memahat batu itu. Sampai akhirnya jadilah patung itu. Keesokan harinya, seseorang mengunjungi galerinya. Betapa takjubnya ia melihat patung itu. "Indahnya patung yang kau buat, kau memang pemahat profesional." kata orang itu kepada si pemahat. "Hmm, teman biar kujelaskan. Patung itu memang sudah seindah itu sejak ia masih berupa batu, aku hanya memolesnya sedikit dan membuang bagian yang tidak perlu, maka jadilah patung itu." jawab si pemahat.

7 Mei 2012

Lucky Seven

Lucky Seven, mungkin itu yang menggambarkan seluruh hidup gw di dunia ini. Mau tahu kenapa Lucky Seven ? Jadi gini sob, hidup gw tuh dipenuhi dengan angka - angka tujuh, mungkin tidak terlalu banyak tapi lumayanlah. Mulai aja deh, kenalin nama gw "Danniel Christian". Aneh ya biasanya kan "Daniel" itu huruf "N" nya satu, lah kenapa gw huruf "N" nya dua. Orang tua gw yang memberikannya kepadaku. Aku bersyukur karena itulah angka 7 yang pertama. D - A - N - N - I - E - L ( tujuh huruf kan ). Terus "Christian", kenapa bukan angka 7 ya. Perhatikan C - H - R - I - S - T - I - A - N ( sembilan huruf kan ). Lah terus kenapa, ini nee angka 7 yang kedua: DANNIEL CHRISTIAN ( 7 dan 9 ), jika dijumlahkan 16 kan. Lalu angka 7 deh ( 1 + 6 ). Angka 7 yang ketiga gw dapatkan saat gw pindah rumah. Lah apa hubungannya. Perhatikan, blok rumah gw adalah BN pada waktu itu. Lah terus kenapa, ini nee angka 7 yang ketiga ( B merupakan huruf kedua dan N merupakan huruf keempat belas ( 2 + 14 )). Lah itu 16 ( 1 + 6 ). Angka 7 yang keempat gw dapatkan saat gw masuk SMP, SMP gw SMP NEGERI 7 sob. Nah saat di SMP otomatis gw kelas 7 ( 1 SMP ) kan. Itu angka 7 yang kelima. Nah, gw naik kelas dan masuk ke kelas 8 - 7. Itu angka 7 yang keenam sob. Terakhir, angka 7 yang ketujuh gw dapatkan saat gw masuk SMA. Gw masuk suatu kelas dengan jumlah siswa 28 orang pada awalnya. Saat kelas 10 ( 1 SMA ) gw absen ketujuh, Saat kelas 11 ( 2 SMA ) gw tetap absen ketujuh walaupun ada tiga orang yang keluar dari kelas gw. Saat kelas 12 ( 3 SMA ) gw tetap absen ketujuh. Lah berarti itulah angka 7 ketujuh gw. Baru gw sadari itu semua malam hari ini. Apa dampaknya gw punya si-Lucky Seven, banyak sih. Seperti tidak tahu angka 7 itu angka apa. Betul sekali angka 7 adalah angka keberuntungan. Itulah hidup gw dan inilah dunia gw.
Danzworld

5 Mei 2012

The Missing Piece Revealed

I had a Missing Piece before. After this two years had ended, I write this post. Now, I feel my life is change. I feel free like there is no more boundaries. The Missing Piece Revealed, that is the sentence which is out from my heart. God helps me, He gives me strength, courage, and spirit. Now, I'm not afraid, I am walking together with my God. "He always beside me in every condition and every situation". I know the last two years is full with hostility, desperation, and sadness. That's why I have the missing piece. I keep finding it, then I find something important. "Love". I forget all my desperation and sadness. Now, I just want to make everyone happy if I am beside them, No more hostility no more anger. I have changed now.
Thanks God, You are so good!!!

30 April 2012

Belajar dari Patrick 3

Pernah baca "Belajar dari Patrick" kan. Kali ini ada pelajaran baru yang Patrick bagi untuk kita. Berikut Danzworld bagikan beberapa perkataan Patrick...

"Pengetahuan tidak dapat menggantikan persahabatan. Aku (Patrick) lebih suka jadi idiot daripada kehilanganmu (Spongebob)"

Spongebob : "Apa yg biasanya kau lakukan saat aku pergi ?" 
Patrick        : "Menunggumu kembali." 

Saat Spongebob menjadi kaya dan melupakan patrick juga teman - temannya yang kaya pergi dari Spongebob, ia memohon kepada Patrick, dan Patrick berkata: "Kalau uang bisa membuatku melupakan sahabat terbaikku, maka aku lebih memilih untuk tidak punya uang sama sekali"


Saat Patrick dituduh mencuri jaring ubur - ubur nya Spongebob, Patrick berkata: "Tak apa kawan. aku mungkin hanya bintang laut yang jelek. Lebih baik aku pergi dari Bikini Bottom. Ini, ambil saja barang - barangku. Tapi aku tak pernah mengambil jaringmu kawan."

Patrick berteriak : "Aku jelek dan Aku Bangga !"

"Kalau kamu memberitahukan rahasia kepada seseorang, maka itu namanya bukan rahasia lagi."
 

Waktu Spongebob mau masuk anggota jelly spotter. Terakhirnya Patrick bilang: "Pemujaan yang berlebihan itu tidak sehat."

Waktu itu orang tua Patrick mau datang jenguk anaknya. Tapi Patrick takut dikatain bodoh sama orang tuanya. Demi Patrick, Spongebob bela - belain akting jadi orang bodoh biar orang tua Patrick gag ngatain anaknya bodoh. Terus Patrick bilang ke SpongeBob: "Teman adalah kekuatan"

Waktu Patrick dianggap ada keturunan raja terus mulai ngambil barang - barang milik orang lain, terus dia berkata: "Hidup itu memang tidak adil, jadi biasakanlah dirimu."

Itu adalah beberapa kalimat yang dikatakan Patrick, mungkin Patrick terlihat bodoh tapi terlihat dari sikap dan perkataannya, kita dapat mengambil beberapa pelajaran dari si bintang laut pink ini. So, belajar dari Patrick teman - teman! Danzworlds
Indowebster

15 April 2012

Pemenang

Hari ini Billy melihat sebuah pengumuman di sekolahnya. Itu adalah pengumuman perlombaan sepeda. Ia ingin ikut perlombaan itu, tak berapa lama datanglah Steven yang melihat Billy sedang melihat pengumuman itu. "Kau mau apa Billy? Mau berlomba hah?" Billy hanya menunduk, ia tahu Steven adalah salah satu murid yang paling ditakuti di sekolahnya. Entah bagaimana tiba - tiba "Aku akan mengalahkanmu, Steven!" "Apa? bisa kau ulangi kata - katamu!" (sambil memegang mulut Billy) "Kau ini! naik sepeda saja belum bisa! tapi tidak apa - apa akan kuterima tantanganmu, tapi apabila kau kalah kau harus berlari di lapangan hanya dengan celana dalam saja HAHAHAHAHA!" Muka Billy memerah dan air matanya seperti mau keluar, ia berlari pulang. Perlombaan itu masih 7 hari lagi. Billy mulai berlatih. Jatuh dan selalu jatuh. Hari itu ia berhenti latihan karena kaki dan tangannya penuh dengan luka. Ia selalu berdoa, doa yang selalu sama setiap harinya. Hari ke-5, ia sudah mulai bisa menjaga keseimbangannya tapi baru sekitar 2 m ia kembali jatuh. Hari terakhir Billy pun bisa mengendarai sepeda walaupun belum terlalu menguasainya. Hari yang ditunggu pun tiba, Billy dan peserta lainnya sudah berkumpul di garis start. Sebelum memulai Billy berdoa kembali, doa yang sama seperti sebelumnya. "DOR!!!" balapan pun dimulai, Billy tertinggal jauh karena kakinya tidak kuat mengayuh dengan cepat ditambah lagi dengan luka - luka di kakinya. Steven memimpin di depan. Entah bagaimana tiba - tiba sepedanya melaju dengan kencang, Billy pun berhasil mendahului sampai ke posisi kedua. Steven mengejek Billy, "Sudahlah anak kecil kau tidak mungkin menang!" Billy tidak mendengarkan dan terus mengayuh. Garis finish sudah terlihat, Steven yang mengetahui itu langsung melambat dan menyodorkan tangan kanannya agar Billy menabraknya dan jatuh. Ternyata benar Billy menabrak tangan Steven namun karena sudah terbiasa jatuh Billy pun bisa menjaga keseimbangannya kembali. Lain halnya dengan Steven, ia malah jatuh karena ulahnya tadi. Billy pun memenangkan pertandingan. Saat di podium Billy ditanya oleh seorang juri, "Tadi sebelum kamu memulai lomba, kamu berdoa ya?" "Ya, pak!" "Kamu berdoa supaya kamu menang bukan?" "Tidak, pak! aku hanya berdoa agar aku tidak menangis saat aku kalah."

12 April 2012

Recycle Bin

Today I don't know what to do so I begin to post. First, I turn on my computer then I wait until it's booting is done. Then the welcome screen appeared, it doesn't take much time until the desktop appeared. I see my recycle bin is full, so I check it out. I find my pictures, song, and files that I had removed, An embarassed picture and files that I hate. So I click EMPTY RECYCLE BIN, immediately they all gone. I learned something from this thing which always stand in our desktop. Check this out!
"We all have past, present and future in our life. They are those files. We have bad memories, bad experience and bad past in our life. We always remember the past which usually make us down and have no courage to face our life. So from now, learn from the recycle bin in our desktop. We must remove all that happens in our past, let it go! Then clean your own recycle bin, forget about it and always face the future. Just like the recycle bin, our files that had deleted before, they just dissapear. So, we are always "new" to face this life." If someone tell that the past make us learn. It's true! but never face the past again always move forward and go ahead!"
Danzworlds

26 Maret 2012

My World



Logo ini logoku, logo yang terlintas begitu saja dalam pikiranku. DANZ dan dunia. Kenapa DANZ, karena nama depanku adalah Daniel. Kenapa Dunia, karena ini adalah duniaku (Danzworlds), dunia yang kuciptakan untuk semua hal yang paling kusuka, dari hal kecil sampai hal yang paling besar. Dunia yang penuh keberuntungan, misteri, dan juga pengajaran. Dimana selain mencari hiburan, aku tetap belajar dan belajar untuk mewujudkan duniaku yang lebih menarik. So, This is My World!

24 Maret 2012

Blind Woman

This woman have get her blindness since she was born. She hate everyone in this world. She though everyone would never care her. But there is a man who always be in her side, watching her steps, care her, and save her. He is like the woman's mother. He always give motivation to her. One day, the woman wants to get married. The man and the woman have prepared everything. Except one thing. Two days before their wedding day. One people donate his/here eyes to the woman. Finally she can see everyhting that she had never seen before in this world. Then one day before their wedding day, she see his man for the first time. She was so dissapointed because she knows his man is blind too. Immediately she cancel her wedding and broke her love to him. The man was so sad, tears out from his blind eyes. One day, the man write a letter to the woman, "Honey, I hope you will find someone better than me but I have one request for you. Please take care of my eyes that I had donated to you...

Rencana-Nya

Seorang anak yang terlihat lesu sendirian di kamarnya, ia hanya bisa merenung dan mendongakkan kepalanya ke atas. "Apakah ini rasanya hidupku?" Anak itu terus bergumam. "Kenapa aku dilahirkan seperti ini? Aku tidak berguna sedikit pun. Apa yang bisa kulakukan, aku tak pintar, penakut dan hanya bisa membuat orang lain susah. Apakah Tuhan hanya diam saja, doaku tidak dikabulkan-Nya." Anak itu memukul tangannya sekali - kali ke dinding yang sudah basah terkena tetesan keringatnya. Sudah dua hari ia seperti itu, hal itu dimulai saat anak itu gagal melalui pendidikannya. Hari itu berbeda dari hari lainnya, ia begitu murung saat baru pulang dari sekolahnya. Ibunya menyapanya tapi anak itu hanya menundukkan kepala. Ibu mengajaknya ke ruang makan. "Ibu punya kejutan untukmu, nak!" ibu menmberikan sebuah mentega, telur mentah, dan baking soda. "Cobalah nak! Ini semua untukmu!" "Ibu bergurau, ya! ini kan bahan mentah tentu tidak enak." "Itulah hal yang membuat hidupmu selalu seperti ini nak!" "Dengarkan baik - baik apa yang ibu sampaikan." "Ketiga bahan mentah ini adalah proses awal atau tahap awal dari sebuah kue. Ketiga bahan itu haruslah diolah terlebih dahulu. Melalui berbagai tahapan, dicampur, diaduk, dan pada akhirnya dipanggang dan jadilah sebuah kue yang tidak diragukan lagi rasanya. Itulah hidupmu nak! Jangan pernah menganggap Tuhan tidak ikut campur dalam hidupmu! Tuhan bekerja dengan cara yang sama dalam hidup kita. Berbagai tantangan dan rintangan dalam hidup ini, itu semua yang mengubah kita menjadi lebih baik tergantung bagaimana kita memandang dan menghadapinya. Ingatlah satu hal, Rencana Tuhan selalu indah pada waktunya. Hidupmu sekarang masih dalam prosesnya nak! Tekunlah berdoa dan mendengarkan kehendak Tuhan!"

14 Februari 2012

My Opinion about Love 2

Today is Valentine Day. So it doesn't matter if I write some sentences about love. Try to be understand love, 'cause I'm not adult enough to feel it by myself. 
Start from word LOVE. L means living everyone heart. Nobody doesn't have love. O means Ordinary but could make someone be special. Love is simple and ordinary but if we have it, our life become special. V means Very easy to find but also very easy to gone. Easy to appears and easy to leave. E means eternity. True love will never died, even each heart is far apart. It always gives power, encourages each other to meet again. Remember there is a way to find your love. Start from today, tomorrow, or maybe next years. When the time has come. She/He will appears in your life. And when the time has come too, she/he will feel your love. 
 Happy Valentine! Danzworld

11 Februari 2012

Footprints

Suatu hari aku berjalan di pinggir pantai, menikmati indahnya sore itu. Kulihat jejak kakiku di pasir, tak jauh dari jejak kakiku ada jejak kaki Tuhan. Kutahu Ia akan selalu menyertaiku di mana pun aku berada dan dalam setiap kondisi. Tapi suatu saat, aku berjalan dan berhadapan dengan tebing yang terjal dan curam. Aku melihat ke tanah dan hanya ada satu jejak kaki. Aku kecewa Tuhan tidak menyertaiku di saat aku menghadapi tantangan yang berat, di saat aku berada dalam kesusahan. Tapi Tuhan menegurku. "Yang kau lihat bukanlah jejak kakimu tapi sebenarnya itu adalah jejak kaki-Ku. Aku menggendongmu sehingga kau dapat melewati tebing itu."

19 Januari 2012

The Missing Piece

I don't want to be anarchy, I just want to express what I feel now. That's all... Now, I'm in trouble, I think there no one who cares me. Maybe I have fun, friends, joke, knowledge. They don't help me, there still one missing piece that I don't have. Until now, it's really hard to be found. Even I don't know what it is. The only thing which I know is that I'm still feel alone. It's different now. Maybe I'm not confident, maybe I'm not brave but I feel that are not the answer. I think this 2 year is worse than 2 years before . So what is the missing piece? Why I'm different, why I don't feel the same fun like last 2 years, why I still feel alone? Why I have to face it?

14 Januari 2012

Jurnal Mimpiku 2

Mimpi ini mungkin bukan mimpi yang baru tapi selalu teringat dengan jelas dalam pikiranku. Aku pun menyadari kekuatan mimpiku. Mimpi ini memang hanya kualami satu kali tapi mimpi ini merupakan mimpi yang paling berkesan bagiku. Waktu itu adalah waktu yang paling menegangkan. Kenapa karena waktu itu aku harus menunggu hasil UN dan persiapan untuk tes masuk SMA, malamnya aku berdoa untuk meminta petunjuk SMA mana yang kupilih. Malam itu aku bermimpi. Inilah mimpiku...
"Aku sedang berdiri memegang tiang, keadaan di dalam mimpiku gelap dan hanya ada kursi - kursi di hadapanku. Besi yang kupegang ternyata adalah pegangan untuk penumpang yang berdiri, sepertinya aku di sebuah bus. Saat aku melihat ke jendela..." Aku terbangun. Masa yang menegangkan berakhir, aku menerima hasil UN. Aku melaksanakan tes masuk SMA. Aku pun diterima di sebuah SMA negeri, saat kelas XI aku mengikuti study tour ke Yogyakarta. Saat perjalanan dari Yogyakarta ke Bogor tepatnya saat di Jawa Tengah, waktu itu malam hari aku duduk di belakang bus dan tidur saat aku bangun aku berdiri karena pegal. Aku berdiri memegang tiang bus dan betapa sakitnya kepalaku saat aku menyadari inilah mimpiku satu tahun lalu.

"Do you believe in 'dream comes true' ?"
Danzworld

13 Januari 2012

Jurnal Mimpiku

Mimpi ini mungkin bukan mimpi yang baru tapi selalu teringat dengan jelas dalam pikiranku. Aku pun menyadari kekuatan mimpiku. Mimpi ini sudah tiga kali kualami. Pertama, saat ku masih duduk di kelas 5 SD. Inilah mimpiku...
"Aku berdiri dengan memegang tongkat di tangan kananku." Aku terbangun, lalu saat ku duduk di kelas 6 SD aku kembali bermimpi sama. "Aku berdiri dengan memegang tongkat dan aku melihat diriku mengenakan baju pramuka saat aku akan melihat ke langit..." Aku terbangun, lalu mimpi ini kembali datang saat masa aku sudah lulus dari SD dan mulai memilih smp. "Aku berdiri dengan memegang tongkat aku melihat ke arah atap sekolah dan ternyata ada tulisan kaligrafi di atap sekolah tersebut." Aku terbangun, saat aku sudah duduk di kelas 1 SMP, aku mengikuti pramuka dan tak berapa lama aku mengikuti sebuah lomba di sebuah sekolah madrasah aliyah. Saat pengumuman pemenang lomba tersebut aku berdiri memegang sebuah tongkat berbaris dengan reguku. Perasaanku tegang dan aku mengalihkan pandanganku ke atas ke samping dan ke bawah. Saat aku melihat ke atap sekolah tersebut, sakit rasanya kepala ini begitu tahu bahwa di atap tersebut ada tulisan kaligrafi persis seperti yang kulihat dalam mimpiku itu.

"Dream is like walking in your life, but not your body which walking is it your soul"
Danzworld

1 Januari 2012

Try to Make Sentences

I'll give some sentences for 2011

It's a great year, isn't it?

We've gotten many experiences
... many friends
... many advantages
... also many problems

I know, it's hard to confess our fault

Because it's hurt to face yourself

inside your body, your real personality

But, you have to know if you can confess it today, in the first day of 2012

you apologize for your fault and have a new life

This year (2012) will become DIFFERENT!!!

24 November 2011

Belajar dari Pensil

Pensil pasti semua tahu benda ini; dipakai untuk menulis, menggambar bahkan dipukul - pukulkan ke kepala agar sebuah ide muncul. Pensil itu menumpuk di sebuah kotak, tertulis sebuah nama yang sudah agak kusam. Hampir sepuluh pensil ia taruh di tempat itu. Dengan sebuah penghapus yang menempel dengan ujung pensil. Si pembuat pensil pun menaruh lima pensil terakhir di kotak itu, pesanannya telah selesai. Seorang ibu dari sebuah kota kecil di sebelah utara desa si pembuat pensil.
Si pembuat pensil mengikatkan kelima belas pensil yang telah dibuatnya dengan sebuah karet. Sebelum ia menaruh pensil - pensil itu ke dalam kotak yang bertuliskan nama tadi, ia mengatakan beberapa hal. Pensil itu pun dikirimnya. Sesampainya di tujuan, pensil itu dibagikan kelima belas anak yatim piatu. Ternyata ibu itu adalah seorang pengurus di panti asuhan.
Lima pensil diberikan ke anak - anak yang masih balita, lima pensil diberikan ke anak - anak remaja, lima pensil diberikan ke anak - anak lainnya. Pensil - pensil itu ditempeli nama mereka masing - masing. Ditusuk dengan cutter, gunting bahkan ada yang menggunakan bara api. Kemudian mereka diraut, ada yang menggunakan rautan kecil, pisau dan cutter. Sampai runcing betul isi pensil itu. Ada pensil yang dengan semangatnya diraut sampai - sampai isi pensil itu jatuh dan hanya kayu tertinggal. Mereka mulai menggoreskan garis demi garis, bentuk yang kurang simetris.
Banyak kesalahan yang dibuat, untung saja itu hanya goresan pensil jadi masih dapat dihapus. Setelah beberapa jam gambar kelima belas anak itu selesai, mereka membuatnya di sebuah kain kanvas berukuran sama dengan pintu yang sering mereka corat - coret. Kain itu dipajang di aula. Si ibu mengajak mereka merenungkan apa yang mereka buat.
"Kalian lihat inilah kehidupan kalian di dunia ini." Serentak anak itu bingung, tanpa ada kata - kata sehingga ruangan itu seperti tidak berpenghuni. "Kain kanvas putih ini adalah hidup kalian, dan kalian adalah pensil yang membuat gambar ini." "Pensil ini hanya benda mati tapi ditangan seseorang pensil ini dapat membuat banyak hal hebat, begitu juga kalian." Anak - anak itu mendengarkan dengan seksama, satu dua anak memejamkan matanya sambil melipat tangan. Ada pula yang mendongak ke langit - langit. "Kalian akan berguna, kalian bisa melakukan hal - hal hebat bahkan menakjubkan tapi itu semua takan terjadi apabila kalian membiarkan dirimu dipegang dalam tangan Tuhan dan kalian mengizinkan orang lain mengaksesmu dengan talenta - talenta yang kalian miliki." "Pensil itu pun takkan berguna sebelum ia diruncingkan dengan pisau, cutter, atau rautan seperti yang kalian lakukan tadi." "Kalian akan melalui proses yang menyakitkan, kalian akan menderita melalui tantangan dan masalah yang kalian hadapi dalam hidup kalian, tapi itulah cara Tuhan untuk menjadikan kalian anak - anak yang hebat karena kalian dapat mengatasi masalah itu." "Bagian paling penting adalah karbon di dalam pensil itu, kalian tidak dapat menulis dengan kayu pada pensil itu." Anak yang tadi kehilangan isi pensilnya hanya menunduk dan mengenggam pensilnya dengan kuat. "Bagian paling penting dalam diri kita, bukan fisik kita tapi apa yang ada di dalam diri kita." "Apabila kalian salah dalam menggoreskan pensil kalian masih bisa menghapusnya, begitu juga kesalahan yang kalian perbuat kalian masih bisa memperbaikinya dengan mengakuinya kepada Tuhan dan mulai berubah." "Yang terakhir dan paling penting adalah..."
Itulah pensil, dan kalian tahu gambar apa yang dibuat anak - anak itu. Mereka menggambar sebuah pohon dengan ranting - ranting yang banyak. Dan di tiap ranting itu mereka menggambar buah yang ditulisi nama mereka. Lalu apa yang si pembuat pensil katakan sebelum mengirim pensil - pensil itu, itulah yang dikatakan si ibu pengurus panti asuhan.
"Apa hal yang terakhir itu, Bu?"
"Oh, ya! ibu malah memikirkan yang lain."
"Hati - Hati dengan jejakmu!"

11 Agustus 2011

Billy and His Classmate

Dalam dua hari ini Billy, begitu dia disapa teman - temannya merasakan suatu kedamaian dan begitu bergembira. Dua hari itu ia melakukan reuni dengan teman SMPnya. Mulai dari yang sekelas sampai yang tidak ia kenal. Ia bahagia, tertawa dan bercanda bersama teman - temannya. Billy dikenal sebagai anak yang pemalu disekolahnya terutama di kelasnya yang hanya terdiri dari 25 siswa. Billy sulit berbaur di kelasnya, kenapa demikian teman sekelas Billy memang sedikit aneh dalam pergaulan. Teman - teman Billy tidak pernah serius, mereka selalu melawak. Entah apa yang mereka tertawakan dan entah kenapa mereka dapat tertawa dengan lawakan seperti itu. Billy sulit bergaul dan sering merasa malu sehingga Billy merasa dijauhi teman - temannya. Billy mengingat hal itu saat akan pergi ke reuni SMPnya. Dan saat memasuki ruangan, Billy disambut teman - temannya karena Billy dikenal sebagai anak yang mudah bergaul di sekolahnya.

30 Juli 2011

Salmon's Adventure

In a big river there lived a group of salmons. The river’s flows were fast. The group was leaded by Marco, the biggest salmon in the group. He was a tough and wise leader. He never surrenders and always did the best for his group.
One day they planned to find their new nest. Some of them would lay their egg there. They had rested before they were swimming to their destination. They swam north from that big river. Marco leaded his group carefully.
They swam counter the river’s flows so they must swim fast. If they didn’t swim fast, they would sweep away. One by one from his group couldn’t survive. Marco told the others to be tough and to keep their speed. Finally they arrived at a river of which flows were slow so they planned to rest there. But, it wasn’t good news because immediately Marco saw crocodiles swam near.
Marco woke his group up and he told them to followed Marco. The crocodiles chased them. One by one from Marco’s group had catch. Marco told the others to be tough and to keep swam. Now, they were free from the crocodiles. Marco felt sad because he couldn’t keep his group. They swam slowly because they heard something noisy.
It was a waterfall. They felt happy, Marco felt happy too. They must jump to the waterfall to reach the other river. The waterfall wasn’t so high, but there were bears which waited for their prey. All of the salmon was looked at Marco, they were frightened. Marco was thinking. He got an idea.
They swam deep near the bottom of the river. The bears didn’t notice them. They stopped and jumped high, they were flying. The bears just saw them flying. When they were approaching the water, the bears started to chase them. One by one from Marco’s group had caught. Marco told the other to keep swam without him. They obeyed and swam fast without Marco. Marco wanted to help his groups which catch by the bears.
He jumped to the bear’s hand so the fish fall. They could escape but Marco had clawed by one of the bear. He fell then he dead. Fortunately Marco’s group reached the river which would be their new nest. There were seven fishes left from thirty fishes. They lay their egg there and they waited for their egg to hatch. They never forgot their leader who had rescued them from danger. Now, the salmons lived happily in that river. But, they always knew if there would be an adventure for them when they planned to find their new nest again.